HIV AIDS

16 01 2010

Penyakit menakutkan, penyakit mematikan, itulah julukan yang pas untuk penyakit yang satu ini. Siapa yang tak kenal dengan penyakit AIDS (Acquired Immuno-deficiency Disease Syndrome) yang disebabkan oleh virus HIV (Human Immune-deficiency Virus) dengan cara menyerang sel darah putih yang bernama sel CD4 sehingga dapat merusak system kekebalan tubuh manusia yang pada akhirnya tidak bias bertahan dari gangguan penyakit walaupun penyakit yang sangat ringan. Virus HIV akan merusak sel darah putih yang sangat diperlukan untuk system kekebalan tubuh. Tanpa kekebalan tubuh maka ketika diserang penyakit, tubuh kita tidak memiliki pelindung yang pada akhirnya akan menyebabkan kematian.

A. Bila Seseorang Terjangkit Virus HIV, Maka Virus Tersebut Untuk Selamanya Akan Menetap di Dalam Tubuhnya.
Sebelum HIV berubah menjadi AIDS, penderitanya akan tampak sehat dalam waktu kira-kira 5 sampai 10 tahun. Walaupun tampak sehat, mereka dapat menularkan HIV pada orang lain.
Cara penularan dan penyebaran HIV AIDS :
1. Melalui darah
Contohnya transfuse darah, terkena darah penderita HIV positif pada kulit yang terluka, jarum suntik, dll.
2. Cairan mani, sperma dan peju pria.
Contohnya berhubungan badan tanpa pengaman, oral seks, dsb.
3. Cairan vagina pada perempuan
Contohnya wanita berhubungan badan tanpa pengaman, pinjam-meminjam alat bantu seks, oral seks, dsb.
Dilihat dari cara penularannya, contoh-contoh diatas bisa dikaitkan dengan pergaulan bebas remaja masa kini. Contoh kecilnya saja di Jawa Barat, tidak sedikit remaja perempuan yang sudah tidak perawan lagi. Itu membuktikan bahwa sebagian remaja perempuan di Jawa Barat tidak bisa menjaga kehormatannya. Itu juga membuktikan berarti hubungan badan diluar nikah bukan lagi hal yang tidak diketahui orang. Lantas, apakah dari remaja tersebut salah satunya ada yang terjangkit virus HIV?? Tidak menutup kemungkinan yang melakukan hubungan seks salah satunya tertular virus HIV dan menularkan kembali pada pasangannya. Mereka hanya memandang sebelah mata, tanpa peduli dampak besar yang mungkin akan terjadi pada mereka. Padahal mereka adalah generasi yang nantinya menentukan perkembangan bangsa.

B. Penyakit AIDS Bukan Hanya di Indonesia
Penyakit AIDS bukan hanya terjadi di Indonesia saja, tapi terjadi di negara-negara lain di dunia. Sebagai generasi penerus bangsa, kita harus bisa menjaga kualitas kita dan terhindar dari penyakit-penyakit berbahaya seperti AIDS. Cara agar kita terhindar dari AIDS :
1. Jangan melakukan hubungan seks dengan pasangan yang tidak diketahui kondisi pasangannya. Sebaiknya, jangan melakukan hubungan seks diluar nikah, apalagi dibawah umur yang tidak seharusnya.
2. Hindari berganti-ganti pasangan seks. Mungkin saja pasangan kamu sudah tertular HIV. Dianjurkan, sebaiknya jangan melakukan hal tersebut diluar nikah.
3. Gunakan pengaman bila melakukan hubungan seks, jika salah satu atau keduanya terinfeksi HIV(jika sudah menikah).
4. Jika membutuhkan transfusi darah, mintalah kepastian bahwa pendonor dan darah yang akan diterima bebas dari HIV, serta alat-alat transfusinya steril.
5. Hindari mabuk oleh minuman keras dan obat-obat terlarang yang membuat kamu lupa diri. Karena inilah yang akan merusak masa depan anak bangsa.

C. Mengetahui Orang yang Terinfeksi HIV
Kamu tidak bisa atau tau apakah seseorang terinfeksi HIV atau tidak hanya melalui penglihatan, karena pada kenyataanya pengidap HIV terlihat sehat. Salah satu cara untuk mengetahuinya adalah melalui tes darah.
Namun ada pula gejala-gejala yang timbul yang mungkin terjadi apabila seseorang terinfeksi HIV:
1. Merasa lelah berkepanjangan
2. Batuk yang tidak sembuh-sembuh disertai sesak napas
3. Bintik-bintik berwarna keunguan yang tidak biasa
4. Berat badan menurun drastis
5. Demam dan berkeringat pada malam hari tanpa sebab yang jelas
Jika kamu merasa gejala-gejala tersebut ada pada diri kamu, kemungkinan kamu terinfeksi HIV, maka sebaiknya segera memeriksakan diri dan berkonsultasi pada konselor atau tenaga kesehatan yang berpengalaman disekitar kamu. Hal ini penting untuk memastikan status kamu. Jika kamu positif terinfeksi, dapat segera dilakukan perawatan kesehatan lebih lanjut yang intensif agar bisa menjaga kondisi dan mencegah penularannya.

D. Pengobatan HIV AIDS
Sampai saat ini belum ditemukan obat untuk mengobati AIDS, maka sebaiknya semua orang di dunia mampu mencegah agar tidak terinfeksi. Karena lebih baik mencegah daripada mengobati. Dan perlu kita terapkan kita harus peduli pada mereka yang terinfeksi HIV AIDS. Janganlah kita menjauhi mereka atau mengucilkannya, karena sebenarnya mereka membutuhkan dukungan orang-orang disekitarnya agar bisa melanjutkan hidup tanpa banyak beban dan tekanan. Bantulah mereka dalam menjalani hidup mereka. Ingat!!! HIV tidak ditularkan melalui jabatan tangan, sentuhan, ciuman, pelukan, peralatan makan/minum, peralatan mandi, pakaian bahkan tinggal serumah!


Tindakan

Information

5 tanggapan

16 01 2010
zhie

ok
nice
sangan memberikan informasi

17 01 2010
genesiss195smart

terima kasih sudah mengunjungi

21 01 2010
afif abdullathif

coba mengonsumsi madu
mereun eta obat HIV

22 01 2010
genesiss195smart

wah..usulan yang bagus! trimakasih!

mungkin nanti bisa diteliti lebih lanjut. Apakah benar madu dapat mengobati HIV AIDS!

21 01 2010
afif

coba ngonsumsi madu tuk obatnya

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.